June 17, 2024
Respons Pengacara soal Pegi Disebut Otak Pembunuhan Vina

Cirebon – Tukanggosip.id Polisi telah menetapkan Pegi Setiawan alias Perong sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Vina dan Muhamad Rizky atau Eky. Polda Jabar menyebut Pegi sebagai otak di balik pembunuhan tersebut.

Sugianti Iriani, pengacara Pegi Setiawan, yakin kliennya tidak terlibat dalam kematian Vina dan Eky yang terjadi di Cirebon, Jawa Barat, pada tahun 2016. Pegi bahkan mengeluarkan pernyataan mengejutkan saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, Kota Bandung, pada Minggu (26/5/2024).

Polda Jabar Ungkap Alasan Butuh 8 Tahun untuk Ciduk Otak Pelaku Pembunuhan  Vina Cirebon

Publik kembali menyoroti kematian Vina dan Eky setelah film Vina: Sebelum 7 Hari dirilis. Sebelum ditangkap di Bandung pada Selasa, 21 Mei 2024, Pegi sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Kami semakin yakin kalau Pegi bukan tersangka dan kami bertekad untuk membebaskan Pegi melalui proses praperadilan. Kami dari tim kuasa hukum mengapresiasi keberanian Pegi yang dengan tegas membantah bahwa dia adalah pelaku saat konferensi pers yang digelar oleh Polda Jabar,” ujar Sugianti saat ditemui tukanggosip.id di kantornya, Cirebon, Senin (27/5/2024).

Sugianti menegaskan bahwa pernyataan Pegi tersebut tidak diarahkan oleh kuasa hukum, sebab pihaknya tidak hadir dalam konferensi pers di Mapolda Jabar itu.

“Kami pastikan keberanian Pegi itu bukan bisikan dari kuasa hukum, melainkan dari hati Pegi sendiri. Karena saat konferensi pers, kami dari kuasa hukum tidak diberitahukan,” kata Sugianti.

Dalam mempersiapkan praperadilan, pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan, termasuk menghadirkan saksi-saksi kunci yang akan memberikan kesaksian bagi Pegi.

“Ada beberapa saksi yang akan dihadirkan dalam praperadilan, mulai dari rekan dan ayah Pegi yang bekerja di Bandung pada saat kejadian kematian Vina dan Eky pada tanggal 27 Agustus 2016. Ada beberapa catatan juga yang akan memperkuat bahwa pada hari kejadian tersebut, Pegi sedang bekerja di Bandung,” tutur Sugianti.

Untuk menjaga keselamatan para saksi, pihaknya akan segera mendaftarkan mereka ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). “Kami juga akan mendaftarkan saksi-saksi ke LPSK guna menjaga keamanan para saksi,” ujar Sugianti.

Penjelasan Polda Jabar

Dirkrimum Polda Jabar, Kombes Surawan, meyakini bahwa Pegi adalah otak di balik pembunuhan Vina yang terjadi pada tahun 2016. “PS ini merupakan otak pelaku,” ucap Surawan di Mapolda Jabar, Minggu (26/5).

“Kita yakinkan bahwa PS adalah pelaku utama. Kita sudah menyita sejumlah dokumen terkait identitas, seperti KK dan ijazah. Kita yakinkan bahwa ini adalah PS alias Pegi Setiawan,” tambahnya.

Surawan juga menanggapi pernyataan bahwa Pegi adalah korban salah tangkap dan sengaja dikorbankan. Menurutnya, setelah penyelidikan mendalam, hanya Pegi yang menjadi DPO dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon.

“Perlu saya sampaikan di sini bahwa tidak ada anak pejabat terlibat dalam kasus ini. Kami sangat kooperatif dan transparan dalam penyidikan ini. DPO hanya satu, yaitu PS,” tegas Surawan.

“Terkait apapun yang disampaikan, itu terserah mereka. Kami tetap berpegang pada fakta penyidikan, jadi kami tidak berasumsi apapun dari media sosial terkait penyelidikan yang kami lakukan. Kami berpedoman pada fakta, bukan asumsi,” tutur Surawan menegaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *