June 17, 2024
AS Umumkan Perubahan Kebijakan Senjata Nuklir untuk Menangkal Ancaman Rusia dan China
Jakarta, Tukanggosip.idAmerika Serikat (AS) akan mengumumkan perubahan signifikan pada kebijakan senjata nuklirnya pada Jumat (7/6/2024) waktu setempat. Pernyataan ini dilaporkan oleh seorang pejabat senior pemerintah kepada kantor berita Semafor. Langkah ini diambil menyusul ketidakpatuhan Rusia dan China terhadap seruan AS untuk berpartisipasi dalam pembicaraan tentang nonproliferasi dan pengendalian senjata.
Vladimir Putin Ungkap Kapan Rusia Gunakan Senjata Nuklir

Pejabat tersebut menekankan bahwa Washington akan mengadopsi pendekatan yang lebih tegas dalam menanggapi ketidaksediaan Rusia dan China untuk berkomunikasi terkait isu senjata nuklir. Hal ini bertujuan untuk menegaskan kepada Moskow dan Beijing bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi yang signifikan jika menolak untuk terlibat dalam dialog yang konstruktif.

Meskipun belum diungkapkan secara rinci, perubahan kebijakan tersebut meliputi pengembangan varian baru dari bom gravitasi nuklir sebagai bagian dari strategi AS. Selain itu, AS juga berencana untuk memperkuat kemampuan sekutu utamanya dalam serangan jarak jauh dan pengawasan yang lebih baik terhadap aktivitas musuh potensial.

Pengumuman resmi tentang perubahan kebijakan ini dijadwalkan akan dilakukan oleh Pranay Vaddi dari Dewan Keamanan Nasional AS. Langkah ini dipandang sebagai persiapan terhadap berakhirnya Perjanjian New START pada tahun 2026, yang merupakan perjanjian terakhir yang mengatur persediaan senjata nuklir antara AS dan Rusia.

Tindakan AS untuk memperkuat kemampuan militer Ukraina dengan jet tempur F-16 juga memperumit situasi. Keputusan ini telah menuai kecaman dari Rusia, yang menganggapnya sebagai tindakan provokatif. Bulan lalu, Rusia dan Belarus bahkan mengumumkan latihan militer bersama yang bertujuan untuk menegaskan kemampuan mereka dalam menyebarkan senjata nuklir non-strategis.

Dalam suasana ketegangan yang semakin meningkat, langkah AS untuk mengubah kebijakan senjata nuklirnya merupakan respons terhadap dinamika keamanan global yang terus berubah. Meskipun tujuannya adalah untuk menjamin keamanan dan stabilitas, langkah-langkah ini juga dapat memperkeruh suasana dan meningkatkan ketegangan antara kekuatan utama dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *